5 Latihan Pernafasan Ini Sukses Kontrol Asma-mu

Asma memang tidak ada matinya, alias tidak akan sembuh. Doi cuma bisa dicegah kekambuhannya. Hanya saja kita tidak boleh pesismis dulu, banyak cara, kok, yang bisa anda lakukan buat mencegah serangan asma, misalnya, nih, minum obat, olahraga, menjauhi alergen atau pun menjauhkan diri dari perasaan tertekan. Ehm...ternyata ada satu lagi cara yang bisa menekan kekambuhan sekaligus medongkrak kualitas pernafasan anda jadi makin mantap. Cara macam apa, tu? Mengontrol asma dengan pernafasan itu sendiri? Yup. Lalu bagaimana caranya. Sini, saya kasih tahu!

Mula-mula anda mesti faham dulu kenapa menggunakan cara pernafasan. Yah, saya yakin anda sangat faham, kenapa sampai bisa terjadi kekambuhan asma. Benang merah dari seluruh jawaban dan alasan kekambuhan itu adalah tersumbatnya jalan nafas karena adanya spasme atau penekanan jalan nafas oleh otot pernafasan. Nah, inilah yang kita coba pelajari bersama. Kenapa dengan melatih nafas yang baik, memungkinkan kita menekan serendah-rendahnya kemungkinan kekambuhan asma. 


Kekambuhan asma berawal dari banyak faktor, emosi yang memuncak, stres, kelelahan yang sangat dan sebagainya. Semua itu berawal dari nafas. Bahkan jangan heran jika salah mengambil nafas aja mungkin bisa memicu asma anda kambuh. Batuk, bersin berulang dan tertawa terbahak-bahak juga termasuk beberapa kegiatan yang melibatkan nafas yang bisa memicu bengek anda kumat. Oleh karena itu mengatur nafas atau bernafas yang benar sangat di anjurkan bagi penderita asma. Dan semuanya bisa di latih dengan latihan nafas.

Yup, tidak usah berpanjang kata, berikut ini saya sajikan beberapa latihan nafas yang bisa anda pelajari dan coba terapaksn di manapun anda berada. 

Bernafas dengan perut 

Banyak orang salah kaprah, nafas yang baik itu dengan pernafasan dada. Padahal jika anda menggunakan pernafasan perut, kemungkinan anda menghirup lebih banyak udara menjadi lebih besar. Dengan pernafasan ini membuat anda berlatih untuk bernafas lebih dalam. Bagaimana melakukannya. Simpel. Tarik nafas dalam,saat menarik nafas perut anda mengembung, dan saat mengeluarkannya peut anda mengempis. Lakukan latihan ini rutin setiap hari. Secara bawah sadar pernafasan anda akan bergeser dari pernafasan dada yang dangkal menuju pernafasan perut yang dalam.

Pernapasan diafragma

Selain bernafas dengan perut latihan lain yang bisa anda coba adalah bernafas dengan diafragma. Gunanya adalah untuk memaksimalkan distribusi udara dalam paru. Lakukan latihan ini dengan duduk ataupun berbaring. Mulailah dengan mengambil nafas pelan dan dalam lewat hidung. Hembuskan juga perlahan lewat mulut. Demikian seterusnya sampai anda lancar melakukannya. Lakukan semua latihan ini dengan berkonsentrasi pada pernafasan anda.

Teknik Pernafasan Buteyko

Jika teknik yang lain mengajarkan memperbanyak bernafas, teknik ini justru melibatkan pernafasan yang sedikit. Bernafas disini lebih banyak berkonsetrasi pada pernafasan hidung. Buka mata Anda dan lihatlah ke atas. Lalu mulailah bernafas melalui hidung anda dengan lembut. Mulailah ber Nafas perlahan dan dangkal saja. Setelah itu hembuskan nafas perlahan sampai Anda merasa tidak ada udara yang tersisa di paru-paru Anda. Setelah sekiranya paru telah kering dari udara, hiruplah kembali udara dengan lembut dan dangkal. Setelah itu hembuskan lagi. Lakukan cara ini berkali-kali.

Yoga

Rutin melakukan yoga menurut sebuah penelitian dapat mengurangi pemakaian inhaler sebanyak 43%. Logikanya edek dari yoga adalah pengaturan nafas yang baik. Irama dan ritme jantung menjadi stabil dan tekanan darah menurun. Semua keadaan tubuh di atas disebut rileks. Nah, keadaan rileks sangat erat kaitannya dengan kekambuhan asma. Orang yang sedang kambuh mengakibatkan otot pernafasan menegang, karena itulah dengan rutin ber-yoga akan sangat membantu mencapai kondisi tubuh yang stabil sehingga perbaikan kualitas pernafasan bagi penderita bisa terwujud.


Bernapas dengan Mengerutkan Bibir

Hal ini dapat dilakukan ketika Anda mengalami serangan asma. Kondisi yang terjadi saat asma adalah udara menjadi terperangkap di paru-paru. Nah, cara bernafas dengan mengerutkan bibir dapat membantu Anda mendapatkan lebih banyak udara keluar dari paru-paru. Efeknya anda dapat bernapas lebih mudah. Penasaran bagaimana cara ini dilakukan? Hiruplah udara perlahan melalui hidung, lalu buang napas melalui bibir mengerucut, atau buang napas perlahan seolah-olah Anda akan bersiul. Dengan begini Anda akan menghembuskan napas dua kali lebih lama daripada saat Anda menarik napas. Hal ini harus dilakukan dengan menggunakan pernapasan diafragma seperti dijelaskan di atas.


Itulah 5 macam latihan pernafasan yang mempu mengurangi kekambuhan asma anda. Anda tidak akan hanya mendapatkan hasil berupa penekanan angka keseringan asma kambuh, Namun anda juga akan mendapati kualitas pernafasan anda yang meningkat drastis di banding sebelum anda melatih diri dengan latihan pernafasan di atas. 

Selamat sehat... 

Share this article :

+ comments + 2 comments

September 11, 2016 at 10:42 PM

terima kasih sangat berguna :)

February 9, 2017 at 4:29 AM

Terimakasih banyak bt infonya,ini sgt berguna sekali

Post a Comment

Silahkan tinggalkan pertanyaan dan komentar anda di sini

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. sehatsangat - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger