jantung koroner? Ketahui Apa saja gejalanya?


mengenal-gejala-jantung-koroner
Pernahkah anda melihat di tayangan sinetron atau film di TV ketika ada seseorang yang mengeluhkan sakit dan mencengkeramkan tangan di dadanya? Lalu pada Akhirnya tokoh dalam cerita tersebut meninggal dunia. Saya pun sering mendengar tetangga atau orang-orang yang saya kenal meninggal secara tiba-tiba, tanpa ada gejala-gejala sebelumnya. Tak terhitung jumlahnya beberapa selebritis atau bahkan pemain sepakbola yang meninggal secara mendadak tanpa menunjukkan gejala apapun.

Mungkin saja di antara mereka baru saja mengalami serangan jantung yang memang mematikan jika tidak segara mendapatkan penanganan medis. Namun yang membuat heran adalah situasi semacam ini kadang tidak menunjukkan gejala-gejala yang jelas. Tahu-tahu, sudah brek!

Sebenarnya keadaan seperti ini bisa dihindari karena sebenarnya penyakit jantung bukanlah penyakit yang tidak bisa diprediksi gejala-gejalanya (mengenai seluk beluk penyakit jantung bisa disimak di “mengenal the silent killer, jantung koroner). Hanya saja karena gejala yang ditimbulkan kadang tidak spesifik maka kita kadang menyepelekan. Kadang kita juga menganggap bahwa itu adalah gejala gangguan otot biasa sehingga tidak perlu dirisaukan. Nyeri di dada dikira hanya gejala penyakit pencernaan biasa. Atau sesak dikiranya adalah karena bronkitis , batuk atau asma. Padahal jika mau jeli kita dapat mengetahui gejala-gejala khas jantung koroner.

Gejala-gejala umum yang terjadi pada penderita penyakit jantung adalah :

Nyeri dada

Lebih dari sepertiga pasien penyakit jantung tidak mengeluhkan rasa nyeri di dada, hal yang disebut oleh istilah medis dengan chest pain. Padahal sesungguhnya gejala tersebut sudah dirasakan jauh sebelum terdiagnosa. Terutama jika nyeri tersebut hilang dan timbul dalam jangka 5-10 menit. Hal itu terjadi karena otot jantung tidak mendapatkan cukup darah (iskemi) dan pasokan oksigen sehingga terjadi kram atau kejang pada otot jantung.

Namun, hal sepenting itu seringkali diabaikan oleh banyak orang. Karena nyeri yang ditimbulkan tidak terasa terlalu sakit. hingga terasa seperti kekakuan otot biasa.

Dada sesak

Rasa yang ditimbulkan oleh penderita jantung berikutnya adalah dada terasa sesak.  lebih tepatnya pasien akan mengalami sensasi di dada yang dirasakan sangat tidak enak yaitu sesak yang berat di bagian dada. Hal ini timbul karena otot jantung tidak mendapatkan pasokan darah yang cukup.

Kadang kita akan sulit membedakannya dengan serangan asma jika kebetulan kita punya asma. Jika kita sedang terserang bronchitis-pun keadaan akan semakin runyam. Karena itu perhatikan gejala berikutnya.

Rasa sakit yang menjalar

Pada orang-orang tertentu perasaan sakit kadang tidak sampai di dada saja namun rasa sakit itu akan menjalar pada Leher, rahang, di bagian belakang perut, dan pada salah satu bahu. Lengan jadi sering kesemutan dan tebal. 

Jantung berdebar

Anda akan bisa merasakan  jantung anda berdebar kencang tak beraturan. Padahal saat itu anda tidak sedang mengalami hal emosional atau sedang berolahraga. Ini disebabkan oleh Penurunan aliran darah karena denyut atau irama jantung yang abnormal atau karena kemampuan memompa yang buruk. 

Lelah dan penat

Ini semua terjadi karena kerusakan fungsi jantung. Karena jantung tidak efektif memompa darah, maka aliran darah ke otot akan berkurang selama melakukan aktivitas. Gejala ini seringkali bersifat ringan dan bias karena keadaan lelah dan penat bisa disebabkan oleh sebab yang lain. Jika anda merasa capek padahal anda sedang tidak melakukan hal yang menguras fisik, boleh jadi anda memang sedang mengalami gejala penyakit jantung.

Keringat dingin atau panas

Rasa mual dan pusing bahkan sampai muntah bisa saja menyertai gejala lainnya. Timbulnya keringat dingin atau panas dan ada perasaan ketakutan yang mendalam terhadap kematian. Kondisi ini mengakibatkan tekanan fisik dan mental yang luar biasa sehingga kadang penderita akan tak sadarkan diri atau pingsan.

Jadi, jika ada yang berpendapat bahwa sebuah serangan jantung datang tiba-tiba tanpa ada gejala sebelumnya itu adalah pendapat salah. Serangan jantung adalah puncak dari sebuah proses kerusakan yang berlangsung lama. Tanda-tanda atau gejala kadang begitu subyektif dan samar, sehingga anda mungkin sedikit mengabaikannya.

Yang terpenting adalah jangan apatis terhadap segala sesuatu yang sedang tubuh anda alami. Segera pergi kedokter jika ada satu atau lebih tanda-tanda gejala seperti di atas. Jelaskan secara rinci ke pada dokter anda sehingga terjadinya kerusakan permanen terhadap jantung atau kematian mendadak akibat serangan jantung bisa dicegah.

Selamat sehat!



Share this article :

Post a Comment

Silahkan tinggalkan pertanyaan dan komentar anda di sini

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. sehatsangat - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger